Pemerintah Kabupaten Sigi Mengevaluasi Pelayanan Rumah Sakit Torabelo.

BERITA62 Dilihat

SIGI – CORONGSULAWESI.ID, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi,  mengevaluasi pelayanan Rumah Sakit Torabelo menyusul adanya dugaan penolakan pasien di ruangan instalasi gawat darurat (IGD).Rabu, (13 /8/ 2025).

Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan sudah menerima laporan terkait dugaan penolakan pasien di Rumah Sakit Torabelo.

” Saya sudah menginstruksikan seluruh pegawai dan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Torabelo untuk membuat pakta integritas atas pelayanan kesehatan prima dan paripurna, ” kata Rizal Intjrnae.

Ia juga mengaku sudah menegur kepala RS Torabelo dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi terkait dengan persoalan itu.

” Memang sudah menjadi tugas pemerintah daerah untuk melengkapi beberapa kekurangan sarana prasarana termasuk di Rumah Sakit Torabelo, ” ucapnya.

Pihaknya sudah mengusulkan kepada Kementerian Kesehatan melalui Badan Anggaran DPR RI untuk melengkapi alat dan sarana prasarana di Rumah Sakit Torabelo.

“Jadi jangan hanya melihat kekurangan di Rumah Sakit Torabelo ini karena ada kelebihan dari pada rumah sakit yang ada di Kota Palu yakni di Torabelo sudah memiliki ruangan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) atau ruang perawatan intensif khusus diperuntukkan bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan khusus ” katanya.

Rizal memastikan terus meningkatkan pelayanan kesehatan baik di puskesmas maupun rumah sakit di Kabupaten Sigi.

Ia menjelaskan pentingnya masyarakat mengetahui dan menaati seluruh prosedur yang ada di rumah sakit, khususnya ruangan IGD.

” Pemerintah daerah segera perbaiki seluruh kekurangan itu, ” katanya.

Pihaknya juga segera melakukan pergantian dan rotasi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Sigi.

” Pergantian atau mutasi pada lembaga pemerintahan itu merupakan persoalan biasa dan bentuk evaluasi serta kinerja, termasuk direktur Rumah Sakit Torabelo itu menjadi kewajiban saya selaku kepala daerah untuk melakukan evaluasi kinerja, ” ujarnya.

Ia menyebutkan rencana pergantian dan mutasi itu pada Agustus 2025.

Seorang warga Dolo berinisial AMR datang ke IGD Rumah Sakit Torabelo pada Minggu (3/8), pukul 02.30 Wita dalam kondisi nyeri perut.

Saat itu, kondisi IGD dengan sembilan tempat tidur terisi, ruang anak terisi dua tempat tidur, dan brankar terisi empat pasien, dengan total 15 pasien.

Pasien itu sudah disarankan untuk menuju rumah sakit di Kota Palu agar segera mendapatkan perawatan intensif.(**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *