Sigi Serahkan Dua Alat Berat Untuk Menangani  Masalah Sampah TPA Ngatabaru.

BERITA55 Dilihat

SIGI – CORONGSULAWESI.ID, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyebutkan hanya dua alat berat yang beroperasi di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Sampah Ngatabaru yakni ekskavator dan loader.

“Jadi memang alat berat jenis loader ini sangat dibutuhkan di TPA Sampah Ngatabaru untuk mendorong sampah yang berada di pinggir, karena biasanya mobil pengangkut itu hanya membuang sampah di pinggir,” kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae usai menyerahkan loader di Desa Ngatabaru, Sigi, Jumat.

Ia mengemukakan total luas TPA sampah Ngatabaru mencapai 30 hektare.


“Luas TPA Sampah di Ngatabaru ini adalah 30 hektare dan baru digunakan seluas lima hektare, sehingga masih cukup luas yang belum dikelola,” ucapnya.

Ia menuturkan penanganan sampah di Kabupaten Sigi menjadi prioritas pemerintah daerah, termasuk pengadaan jumlah angkut sampah dan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di masing-masing wilayah.

” Insya Allah ke depan kami akan menambah armada angkut sampah termasuk konsekuensi penambahan anggarannya, ” kata Bupati Rizal.


Bupati Rizal pun sudah menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat untuk mengimbau setiap pengelola perumahan BTN agar menyediakan tempat pembuangan sementara.

” Saya sudah perintahkan Dinas PU apabila memberikan rekomendasi untuk perumahan BTN di Kabupaten Sigi, maka wajib dibangun fasilitas umum yakni tempat pembuangan sementara, ” katanya.

Menurut dia, saat ini jumlah TPS di Sigi terdapat padalima titik yakni wilayah Tinggede, Biromaru, Dolo, Kalukubula, dan Baliase.

” Untuk optimalnya setiap desa harus ada satu tempat pembuangan sementara, hanya memang diutamakan wilayah lembah seperti Kecamatan Sigi Biromaru, Dolo, dan Marawola. Kami juga berencana melakukan penambahan TPS itu pada tahun 2026, ” ujarnya.


Ia menyebutkan kawasan padat penduduk terkait sampah sudah menjadi masalah sehingga harus menjadi skala prioritas pemerintah daerah untuk melakukan penanganannya.

” Dalam satu hari produksi sampah di Kabupaten Sigi mencapai 30 ton, ” tuturnya.(**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *